About

Kamis, 19 Juni 2014

Topologi Jaringan

Assalamualaikum Wr Wb

Kali ini kita akan membahas tentang apa itu Topologi Jaringan? Topologi Jaringan adalah salah satu model atau teknik untuk menghubungkan PC satu ke PC lainnya yg dirangkai menjadi sebuah jaringan. Topologi jaringan terdiri dari beberapa macam, yaitu :

1.          Topologi Bus


Jenis topologi bus ini menggunakan kabel tunggal. Kabel yang menghubungkan jaringan ini adalah kabel koaksial dan dilekatkan menggunakan T-Connector. Untuk memaksimalkan penggunaan jaringan ini sebaiknya gunakanlah kabel Fiber Optic karena kestabilan resistensinya sehingga dapat mengirimkan data lebih baik.


Keunggulan:

  • Pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain.
  • Hemat kabel.
  • Layout kabel sederhana.

Kelemahan:

  • Bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.
  • Kepadatan pada jalur lalu lintas.
  • Diperlukan Repeater untuk jarak jauh.

Ciri-ciri :

  • Teknologi lama, dihubungkan dengan satu kabel dalam satu baris
  • Tidak membutuhkan peralatan aktif untuk menghubungkan terminal/komputer
  • Sangat berpengaruh pada unjuk kerja komunikasi antar komputer, karena hanya bisa digunakan oleh satu komputer
  • Kabel “cut” dan digunakan konektor BNC tipe T
  • Diujung kabel dipasang 50 ohm konektor
  • Jika kabel putus maka komputer lain tidak dapat berkomunikasi dengan lain
  • Susah melakukan pelacakan masalah
  • Discontinue Support

2.          Topologi Ring


Jenis topologi ring ini seluruh komputer akan dihubungkan menjadi satu dan membentuk lingkaran (ring) yang tertutup dan dibantu oleh Token, token ini berisikan informasi yang berasal dari komputer sumber yang akan memeriksa apakah informasi tersebut digunakan oleh titik yang bersangkutan, jika iya maka token akan memberikan data yang diminta oleh node untuk kemudian kembali berjalan ke titik/node berikutnya dalam jaringan. Jika tidak maka token akan melewati titik/node sambil membawa data menuju ke titik/node berikutnya. proses ini akan terus berlangsung hingga sinyal data mencapi tujuannya.

Pada topologi cincin, komunikasi data dapat terganggu jika satu titik mengalami gangguan. Jaringan FDDI mengantisipasi kelemahan ini dengan mengirim data searah jarum jam dan berlawanan dengan arah jarum jam secara bersamaan. Topologi ring digunakan dalam jaringuhkan saat komputer yang terhubung ke jaringan dalam jumlah yang banyak.

Kelebihan :
  • Mudah untuk dirancang dan diimplementasikan
  • Memiliki performa yang lebih baik daripada topologi bus, bahkan untuk aliran data yang berat sekalipun.
  • Mudah untuk melakukan konfigurasi ulang dan instalasi perangkat baru
  • Mudah untuk melakukan pelacakan dan pengisolasian kesalahan dalam jaringan karena menggunakan konfigurasi point to point
  • Hemat kabel
  • Tidak akan terjadi tabrakan pengiriman data (collision), karena pada satu waktu hanya satu node yang dapat mengirimkan data
Kelemahan :
  • Peka kesalahan jaringani
  • Sulit untuk dikembangkan
  • Jika salah satu titik jaringan terganggu maka seluruh komunikasi data dapat terganggu 
3.          Topologi Jala


Topologi jala atau topologi mesh suatu hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan. Akibatnya, dalam topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju (dedicated links).

Kelebihan :
  • Hubungan dedicated links menjamin data langsung dikirimkan ke komputer tujuan tanpa harus melalui komputer lainnya sehingga dapat lebih cepat karena satu link digunakan khusus untuk berkomunikasi dengan komputer yang dituju saja (tidak digunakan secara beramai-ramai/sharing).
  • Memiliki sifat Robust, yaitu Apabila terjadi gangguan pada koneksi komputer A dengan komputer B karena rusaknya kabel koneksi (links) antara A dan B, maka gangguan tersebut tidak akan memengaruhi koneksi komputer A dengan komputer lainnya.
  • Privacy dan security pada topologi mesh lebih terjamin, karena komunikasi yang terjadi antara dua komputer tidak akan dapat diakses oleh komputer lainnya.
  • Memudahkan proses identifikasi permasalahan pada saat terjadi kerusakan koneksi antar komputer.
Kelemahan :
  • Biaya untuk memasangnya sangat besar.
  • Perlu banyak kabel
  • Perlu banyak port I/O , setiap komputer diperlukan n-1 port I/O dan sebanyak n(n-1)/2 koneksi. Misalnya ada 4 komputer maka diperlukan kabel koneksi sebanyak 4(4-1)/2 =6 kabel dan memerlukan 4-1 = 3 port.
  • Proses instalasi sulit dan rumit
4.          Topologi Linear


Topologi ini merupakan perluasan dari dari topologi bus dimana kabel utama harus dihubungkan ke tiap titik komputer menggunakan T-connector. Topologi tipe ini merupakan jenis yang sederhana menggunakan kabel RG-58.

Kelebihan :
  • Sederhana jaringannya
  • Hemat kabel
  • Mudah untuk dikembangkan

Kekurangan :
  • Deteksi kesalahan sangat kecil
  • Keamanan kurang terjamin
  • Lalu lintas data tinggi
  • Kecepatan transfer tergantung kepada jumlah pengguna, kecepatan turun jika jumlah pemakai bertambah
5.          Topologi Star


Pada topologi jenis star ini, setiap komputer langsung dihubungkan menggunakan Hub, dimana fungsi dari Hub ini adalah sebagai pengatur lalu lintas seluruh komputer yang terhubung. Topologi jaringan bintang termasuk topologi jaringan dengan biaya menengah.

Kelebihan :
  • Deteksi kesalahan mudah dilakukan
  • Perubahan stasiun mudah dilakukan dan tidak mengganggu jaringan lain
  • Mudah melakukan control
  • Tingkat keamanan tinggi
  • Paling fleksibel 
Kelemahan :
  • Jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh rangkaian akan berhenti.
  • Boros dalam pemakaian kabel.
  • HUB jadi elemen kritis karena kontrol terpusat.
  • Peran hub sangat sensitif sehingga ketika terdapat masalah dengan hub maka jaringan tersebut akan down.
  • Jaringan tergantung pada terminal pusat.
  • Jika menggunakan switch dan lalu lintas data padat dapat menyebabkan jaringan lambat.
  • Biaya jaringan lebih mahal dari pada bus atau ring.
6.          Topologi Tree


Topologi tree atau pohon adalah kombinasi karakteristik antara topologi bintang dan topologi bus. Topologi ini terdiri atas kumpulan topologi bintang yang dihubungkan dalam satu topologi bus sebagai jalur tulang punggung atau backbone. Komputer-komputer dihubungkan ke hub, sedangkan hub lain di hubungkan sebagai jalur tulang punggung.Pada jaringan ini memiliki beberapa tingkatan simpul yang ditetapkan dengan suatu hirarki, gambarannya adalah semakin tinggi kedudukannya maka semakin tinggi pula hirarki-nya. Setiap simpul yang memiliki kedudukan tinggi dapat mengatur simpul yang memiliki kedudukan yang rendah. Data dikirim dari pusat simpul kemudian bergerak menuju simpul rendah dan menuju ke simpul yang lebih tinggi terlebih dahulu.

Kelebihan :
  • Deteksi kesalahan mudah dilakukan
  • Perubahan bentuk suatu kelompok mudah dilakukan dan tidak mengganggu jaringan lain
  • Mudah melakukan control

Kekurangan :
  • Menggunakan banyak kabel
  • Sering terjadi tabrakan data
  • Jika simpul yang lebih tinggi rusak maka simpul yang lebih rendah akan terganggu juga
  • Cara kerja lambat 
Nah itu lah penjelasan tentang topologi jaringan dan macam-macam topologi jaringan. Semoga bermanfaat!!!

Wassalamualaikum Wr Wb

0 komentar:

Posting Komentar