About

Selasa, 21 Oktober 2014

Latar Belakang

Teknologi informasi di Indonesia berkembang pesat dari waktu ke waktu. Dahulu dikenal dengan teknologi konvensional, yaitu teknologi yang masih mengandalkan kabel jaringan atau bentuk flash disk / hardcopy dalam pertukaran informasi dan pengelolaan data. Kebutuhan organisasi saat ini sangat bergantung pada infrastruktur teknologi informasi terutama dalam menjalankan operasionalnya. Sementara itu, kebutuhan infrastruktur teknologi informasi juga semakin meningkat seiring dengan meningkatnya kebutuhan sumber daya Informasi Teknologi (IT) organisasi tersebut. Salah satu kebutuhan tersebut adalah pembangunan dan pengembangan data center. Untuk memenuhi kebutuhan pengembangan data center tersebut dibutuhkan peningkatan kapasitas komputasi, salah satunya adalah dengan cara pengadaan server baru. Namun terdapat konsekuensi dari keputusan tersebut, organisasi akan menghadapi beberapa masalah baru dalam pengelolaan server yang semakin bertambah yaitu biaya yang dihabiskan untuk keperluan tersebut cukup besar. Biaya yang paling besar adalah pada pembelian dan maintenance server. Selain biaya dan maintenance organisasi juga akan menghadapi permasalahan baru, yaitu utilisasi server yang rendah.
Beberapa penelitian mengusulkan solusi untuk permasalahan ini, salah satunya adalah mengkonsolidasikan server untuk meningkatkan utilisasi server menggunakan teknologi virtualisasi.
Virtualisasi server adalah penggunaan perangkat lunak yang memungkinkan satu perangkat keras untuk menjalankan beberapa sistem operasi dan services pada saat yang sama, sedangkan virtual server adalah penggunaan perangkat lunak yang memungkinkan banyak perangkat keras untuk menjalankan satu sistem secara terpadu. Teknologi virtualisasi server ini bertujuan untuk menghindari pemborosan daya proses yang mahal atau dengan kata lain meningkatkan efisiensi serta mengoptimalkan penggunaan processor berinti lebih dari satu. Pada saat ini banyak sekali metode perancangan virtualisasi server dengan tipe cluster high availibility, antara lain menggunakan proxmox, vmware esx dan openstack yang merupakan tipe virtualisasi server yang free dan mudah dalam instalasi.
Salah satu cara untuk menyikapi kemajuan teknologi dan telekomunikasi ini adalah dengan meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang merupakan pendukung utama dalam proses ahli teknologi. Dalam upaya penyediaan sumber daya manusia (SDM), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai sumber daya yang sangat potensial, dan salah satu bentuk pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan penjuruan, yang diharapkan memiliki suatu keahlian serta siap kerja di dunia nyata yaitu industri atau perusahaan yang ada di seluruh dunia setelah mereka menyelesaikan pendidikan di SMK. Berhubungan dengan ini, maka di berlakukan suatu program keahlian kejuruan. Program ini dikenal dengan Pendidikan Sistem Ganda (PSG).
Pendidikan Sistem Ganda (PSG) adalah suatu bentuk kerja sama di lingkungan perusahaan atau industri dengan SMK TELKOM dalam kegiatan Pendidikan Sistem Ganda (PSG) di lapangan, uji praktek kompetensi dan sertifikasi bagi siswa yang bertujuan mempersiapkan tenaga kerja yang memiliki keahlian dengan tingkat pengetahuan, keterampilan dan etos kerja yang sesuai dengan tuntutan Kebutuhan Dunia Usaha/ Industri (DU/ DI) dan adanya pengakuan berupa pemberian sertifikat.

0 komentar:

Posting Komentar