About

Citra Andrieyani

Welcome to My Blog

Citra Andrieyani

Happy Sun.

Rabu, 29 Oktober 2014

Absensi


Absensi 



Jurnal


Jurnal


Jurnal


Jurnal


Jurnal



Junal


Jurnal




Rabu, 22 Oktober 2014

Photo bersama Pembimbing Lapangan

Bersama Pak Ariyadi dan Pak Made


Saran

1.         Saran bagi tempat Pendidikan Sistem Ganda (PSG) :
a.     Menyediakan alat dan bahan keperluan untuk menginstal Proxmox VirtualEnvironment, misalnya seperti server, CD/DVD ISO Proxmox Virtual Environment dan
lainnya.
b.        Memberikan kepercayaan kepada peserta magang bahwa peserta magang mampu
mengerjakan pekerjaan yang diberikan.
a.     Mengajarkan kedisiplinan kepada siswa dan siswi agar jika terjun langsung ke dunia
kerja siswa dan siswi sudah terbiasa dengan kedisiplinan yang diajarkan sekolah.
b.      Meningkatkan kualitas siswa dan siswi PSG sebelum melakukan kegiatan PSG, agar
siswa dan siswi mempunyai banyak bekal dalam melaksanakan PSG.
c.    Menyediakan server untuk menginstalasi macam-macam virtualisasi server di PCLab.2.         Saran bagi sekolah :

Kesimpulan

              Dalam melaksanakan kegiatan Pendidikan Sistem Ganda (PSG) selama kurang lebih tiga bulan di PT.NETSINDO Sentra Computama penulis mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru. Pengalaman yang mungkin tidak penulis dapatkan di lingkungan sekolah, tapi ada disini. Banyak hal yang penulis dapatkan dikantor ini, seperti kerjasama dalam bekerja, kedisiplinan dalam bekerja, tata krama dalam bekerja dan sebagainya.
Kesimpulan
Dengan adanya kegitan Pendidikan Sistem Ganda (PSG) siswa dan siswi bisa menerapkan dan mengembangkan apa saya yang mereka pelajari selama belajar di SMK Telkom Sandhy Putra Banjarbaru
1.       kita ingin melakukan virtualisasi Operasi Sistem bisa langsung digunakan di PC tersebut
tanpa harus menginstal terbelih dahulu.
2.   Menginstal ClearOS 6.5 pada Proxmox Virtual Environment, kegunaanya jika ada pelatihan mengenai materi Clear OS kita tidak perlu menginstal Clear OS lagi dan kegunaan lainnya yaitu untuk menjalankan sistem operasi pada Proxmox Virtual Environment.

Metode

Metode pengumpulan data digunakan untuk mempermudah penulis dalam memperoleh data yang diinginkan, maka digunakan beberapa metode pengumpulan data yang diperoleh dengan cara sebagai berikut :
1.         Metode Praktikum, yaitu metode pengumpulan data yang dilakukan penulis dengan
cara ikut berpartisipasi dan praktek langsung terhadap tugas-tugas yang diberikan
pembimbing lapangan.
2.         Metode Observasi, yaitu metode pengumpulan data yang dilakukan penulis dengan 
cara pengamatan secara langsung terhadap obyek yang ingin diamati penulis.
3.         Metode Wawancara, yaitu metode pengumpulan data yang dilakukan penulis
dengan cara mengajukan pertanyaan secara langsung kepada pembimbing serta rekan
rekan di lapangan untuk mengetahui suatu informasi yang berhubungan dengan
pekerjaan.
4.         Metode Kepustakaan, yaitu metode pengumpulan data yang dilakukan penulis
dengan cara memperoleh informasi dengan membaca, mengamati dan memahami buku
buku referensi dan laporan yang didapat sendiri maupun dari pembimbing, serta dengan
cara Browsing/Searching di internet.

Gambaran Umum Perusahaan

PT. Netsindo Centra Computama adalah perusahaan yang bergerak di bidang Teknologi Informasi, Jaringan Komputer dan Solusi IT untuk bisnis, Korporasi Perusahaan dan Pendidikan. PT. Netsindo Centra Computama Distributor dan Partner resmi ClearCenter, Inc untuk penjualan, implementasi dan penanganan pemeliharaan server ClaerOS Professional di Indonesia.

Selasa, 21 Oktober 2014

Virtualisasi

Virtualisasi memiliki banyak pengertian. Jika kita melihat pada kamus Oxford, istilah virtualization merupakan kata lain dari virtualize yang memiliki arti Convert somthing to a computer generated simulation of reallity”. Jika kita terjemahkan, virtualisasi berarti mengubah sesuatu atau mengkonversi ke bentuk simulasi dari bentuk nyata yang ada. Secara sederhana, virtualisasi bisa diartikan sebagai pembuatan suatu bentuk atau versi virtual dari sesuatu yang bersifat fisik, misalnya sistem operasi, storage atau penyimpanan data dan sumber daya jaringan. Dengan menggunakan virtualisasi, memungkin kita untuk menjalankan sistem operasi dalam satu waktu secara bersamaan.

B.      Jenis-jenis  Virtualisasi dalam bidang Informasi Teknologi
1.         Virtualisasi Jaringan (Network virtualization) adalah metode menggabungkan sumber daya yang tersedia dalam jaringan dengan cara membagi bandwidth yang tersedia ke dalam beberapa channel, yang masing-masing saling independen satu dengan yang yang lain, dan masing-masing yang dapat ditugasi (atau dialih-tugaskan) ke dalam beberapa server atau perangkat secara real time. Idenya adalah bahwa virtualisasi menyembunyikan kompleksitas jaringan dengan cara membagi jaringan menjadi bagian-bagian lebih mudah dikelola, sangat mirip dengan konsep mempartisi harddisk untuk memudahkan untuk pengelolaan file.
2.     Virtualisasi Penyimpanan adalah penggabungan penyimpanan fisik dari jaringan beberapa perangkat penyimpanan ke dalam apa yang tampaknya menjadi satu perangkat penyimpanan yang dikelola oleh  konsol pusat  penyimpanan virtualisasi yang umum digunakan di Storage Area Networks (SAN).
3.         Virtualisasi Server (Server virtualization) adalah penyembunyian sumber daya server (termasuk jumlah dan identitas individu server fisik, prosesor, dan sistem operasi) dari server pengguna. Tujuannya adalah untuk menghindarkan pengguna dari keharusan untuk memahami dan mengatur rincian rumit sumber daya server dengan tetap memungkinkan resource sharing untuk meningkatkan pemanfaatan sumber daya dan memelihara kapasitas untuk expansion.

C.         Level Virtualisasi
Sejumlah mesin Linux dapat dikonsolidasikan pada sebuah mainframe menggunakan sistem operasi  Virtual Machine (VM). Sistem komputer modern tersusun atas beberapa layer, yaitu layer hardware, layer operating system dan layer program aplikasi.
Software virtualisasi akan melakukan abstraksi dari mesin virtual dengan menambahkan layer baru diantara layer-layer sebelumnya. Posisi dari layer tersebut akan menentukan level dari sebuah virtualisasi. Secara umum terdapat 3 level dalam virtualisasi, yaitu :
1.        Level Hardware
Mainframe IBM menjalankan sistem operasi VM yang berfungsi untuk menyediakan servis virtualisasi, sehingga mainframe tersebut dapat dipartisi dimana masing-masing partisi dapat menjalankan sistem operasi dan aplikasi sendiri. Layer virtualisasi berada tepat di atas layer hardware, sehingga akses ke hardware dari mesin virtual dapat dilakukan secara efisien. Arsitektur virtualisasi pada level hardware disebut juga sebagai arsitektur hypervisor.
Virtualisasi pada level hardware
2.        Level Sistem Operasi
         Maksud pada level ini ialah, layer virtualisasi akan diletakkan di atas layer sistem operasi. Program aplikasi dijalankan di atas sistem operasi pada mesin virtual. Jika kita ingin mengakses ke hardware dari mesin virtual, maka kita harus melalui sistem operasi dari mesin fisik, sehingga tidak seefisien pada arsitektur hypervisor. Arsitektur virtualisasi ada level sistem operasi ini disebut juga sebagai arsitektur hosted.
Virtualisasi pada level sistem operasi
3.         Level bahasa tingkat tinggi
Layer virtualisasi berada di atas layer program aplikasi, berfungsi untuk melakukan abstraksi mesin virtual yang dapat menjalankan program yang ditulis dan dikompilasi sesuai dengan definisi abstrak mesin virtual yang akan menjalankan program tersebut.
4.         Kelebihan Virtualisasi
Dalam menggunakan teknologi virtualisasi, banyak sekali keuntungan yang kita dapat, berikut kelebihan virtualisasi :
a.         Pengurangan biaya Investasi Hardware
                  Investasi hardware dapat ditekankan lebih rendah karena virtualisasi hanya mendayagunakan kapasitas yang sudah ada. Tak perlu ada penambahan perangkar komputer, server dan pheriperal secara fisik. Jika ada penambahan kapasitas harddisk dan memori, itu lebih ditujukan untuk mendukung stabilitas kerja komputer induk, yang jika kita menghitung secara finansial, masih jauh lebih hemat dibandingkan investasi hardware baru.
b.        Kemudahan Backup dan Recovery.
                 Server-server yang dijalankan didalam sebuah mesin virtual dapan disimpan dalam satu buah image yang berisi seluruh konfigurasi sistem. Jika suatu saat server tersebut terjadi  tabrakan atau crash, kita tidak perlu melakukan instalasi dan konfigurasi ulang. Cukup dengan mengambil salinan image yang sudah disimpan dan restore data hasil backup terakhir, dengan begitu server berjalan seperti sedia kala. Hemat waktu, tenaga dan sumber daya.
c.         Kemudahan Deployment.
                 Server virtual dapat dikloning sebanyak mungkin dan dapat dijalankan pada mesin lain dengan mengubah konfigurasi. Mengurangi beban kerja para staff TI dan mempercepat proses implementasi suatu sistem.
d.         Mengurangi panas.
Berkurangnya jumlah perangkat otomatis mengurangi panasnya ruang server/data center. Ini akan berimbas pada pengurangan biaya pendinginan/AC dan tentunya mengurangi biaya penggunaan listirik.
e.        Mengurangi biaya space.
Semakin sedikit jumlah server maka semakin sedikit pula ruang untuk menyimpan perangkat. Jika server di tempatkan pada suatu data center, ini akan berimbas pada pengurangan biaya sewa.
f.         Kemudahan dalam meintenance dan pengelolaan.
Jumlah server yang lebih sedikit otomatis akan mengurangi waktu dan biaya untuk mengelola. Jumlah server yang lebih sedikit maka lebih sedikit pula jumlah server yang harus ditangani.
g.        Standarisasi Hardware.
Virtualisasi melakukan emulasi dan enkapsulasi hardware sehingga proses pengenalan dan pemindahan suatu spesifikasi hardware tertentu tidak akan menjadi masalah. Sistem tidak perlu melakukan deteksi ulang hardware sebagaimana instalasi pada sistem/komputer fisik.
h.         Kemudahan Replacement.
                    Proses penggantian dan upgrade spesifikasi server lebih mudah dilakukan. Jika server induk mengelamai overload dan spesifikasinya tidak mencakupi lagi, kita bisa dengan mudah melakukan upgrade spesifikasi atau memindahkan virtual machine ke server lain yang lebih powerfull.
Selain mempunyai kelebehihan, virtualisasi juga mempunyai kekurangan. Berikut kekurangan pada virtualisasi :
a.         Satu pusat masalah
Maksudnya jika server induk bermasalah, semua sitem virtual machine didalamnya tidak bisa digunakan. Hal ini bisa diantisipasi dengan menyediakan fasilitas backup secara otomatis dan periodik atau dengan menerapkan prinsip fail over/clustering.
b.        Spesifikasi hardware
Virtualisasi membutuhkan spesifikasi server yang lebih tinggi untuk menjalankan server induk dan mesin virtual di dalamnya.
c.         Satu pusat serangan
                 Penempatan semua server dalam satu komputer akan menjadikannya sebagi target serangan. Jika hacker mampu menerobos masuk kedalam sistem induk, ada kemungkinan ia mampu menyusup kedalam server-server virtual dengan cara menggunakan informasi yang ada pada server induk.

Sistematika Penulisan

Sistematika yang menjadi panduan dalam penyusunan laporan Pendidikan Sistem Ganda (PSG) adalah sebagai berikut :
BAB I :             PENDAHULUAN
Bab ini berisikan tentang latar belakang masalah, tujuan dari pelaksanaan PSG dan pembuatan laporan, batasan masalah yang berkenaan dengan bahasan materi, metode penulisan, manfaat PSG baik bagi siswa maupun bagi dunia industri, serta pembahasan sistematika penyusunan laporan.
BAB II :           LANDASAN TEORI
Bab ini berisikan tentang landasan secara umum yang berkaitan dengan judul laporan dan ruang lingkup yang telah diambil penulis.
BAB III :          HASIL PRAKTEK KERJA
Bab ini berisikan tentang gambaran umum perusahaan, pekerjaan yang dilakukan penulis selama pelaksanaan PSG berlangsung, prosedur kerja yang di terapkan oleh penulis, permasalahan yang dihadapi penulis selama pelaksanaan PSG berlangsung maupun selama penulis membuat laporan dan dilengkapi dengan pemecahan masalah.
BAB IV :          PENUTUP
Bab ini berisikan tentang kesimpulan serta/saran rekomendasi bagi PT.Netsindo Sentra Computama dan bagi sekolah.

Manfaat PSG

1.       Manfaat bagi Siswa
  • Memberikan sebuah bentuk pengalaman nyata serta permasalahan yang dihadapi dunia kerja dan menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap profesi.
  • Melatih siswa untuk berkomunikasi/berinteraksi secara profesional didunia kerja yang sesungguhnya.
  • Mengembangkan jenis keterampilan yang dimiliki oleh masing-masing siswa sesuai dengan bidangnya. 
  • Menjalin hubungan kerja sama yang baik antara pihak sekolah dengan perusahaan atau lembaga intansi lainnya.
2.       Manfaat bagi Dunia Industri (DUDI)
  • Mempererat kerja sama antara perusahaan dan lembaga terkait.
  • Membantu dunia industri dalam mengidentifikasikan potensi SDM dalam bidang telekomunikasi.
  • Sebagi bentuk kepedulian industri terhadap dunia pendidikan, yaitu dengan memberikan kesempatan kepada siswa PSG untuk melaksanakan Pendidikan Sistem Ganda (PSG).

Batasan Masalah

Berdasarkan latar belakang diatas, maka batasan masalah dan ruang lingkup yang didapat dalam laporan Pendidikan Sistem Ganda (PSG) ini, yaitu bagaimana menggunakan Proxmox Virtual Environment sehingga bisa melakukan instalasi beberapa Operasi Sistem Server.

Tujuan


1.      Tujuan Pelaksanaan PSG
         Pendidikan Sistem Ganda ini bertujuan untuk :
  • Mempersiapkan tenaga kerja yang memiliki keahlian yang profesional denganb tingkat pengetahuan, keterampilan dan etos kerja yang sesuai dengan tuntutan kebutuhan industri telekomunikasi melalui penyelnggara Pendidikan Sistem Ganda SMK Telkom Sandhy Putra Banjarbaru.
  • Memperkokoh “Link and Match” antara SMK Telkom dengan dunia kerja, terutama pada dunia kerja bidang telekomunikasi.
  • Meningkatkan efesiensi proses pendidikan dan pelatihan tenaga kerja yang berkualitas profesional berbasis telekomunikasi.
  • Memberikan pengakuan dan penghargaan terhadap pengalaman kerja siswa SMK Telkom sebagai bagian dari proses pendidikan berupa sertifikat.
  • Mengukur kompetensi siswa dalam menerapkan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh di sekolah pada saat menghadapi suatu masalah pada pekerjaan yang sedang dihadapi.
2.      Tujuan Pembuatan Laporan
         Tujan pembuatan laporan Pendidikan Sistem Ganda(PSG) sebagai berikut : 
  • Sebagai bukti pertanggung jawaban tertulis kepada pihak sekolah tentang kegiatan yang dilakukan selama pelaksanaan PSG.
  • Melengkapi persyaratan uji kompetensi dan menyelesaikan pendidikan di SMK Telkom Sandhy Putra Banjarbaru.
  • Melaporkan segala kegiatan yang telah dilakukan saat kegiatan PSG berlangsung.
  • Mampu membuat dan menyusun laporan PSG dengan cara menerapkan teknik analisa, sistematis dan ilmiah.


Latar Belakang

Teknologi informasi di Indonesia berkembang pesat dari waktu ke waktu. Dahulu dikenal dengan teknologi konvensional, yaitu teknologi yang masih mengandalkan kabel jaringan atau bentuk flash disk / hardcopy dalam pertukaran informasi dan pengelolaan data. Kebutuhan organisasi saat ini sangat bergantung pada infrastruktur teknologi informasi terutama dalam menjalankan operasionalnya. Sementara itu, kebutuhan infrastruktur teknologi informasi juga semakin meningkat seiring dengan meningkatnya kebutuhan sumber daya Informasi Teknologi (IT) organisasi tersebut. Salah satu kebutuhan tersebut adalah pembangunan dan pengembangan data center. Untuk memenuhi kebutuhan pengembangan data center tersebut dibutuhkan peningkatan kapasitas komputasi, salah satunya adalah dengan cara pengadaan server baru. Namun terdapat konsekuensi dari keputusan tersebut, organisasi akan menghadapi beberapa masalah baru dalam pengelolaan server yang semakin bertambah yaitu biaya yang dihabiskan untuk keperluan tersebut cukup besar. Biaya yang paling besar adalah pada pembelian dan maintenance server. Selain biaya dan maintenance organisasi juga akan menghadapi permasalahan baru, yaitu utilisasi server yang rendah.
Beberapa penelitian mengusulkan solusi untuk permasalahan ini, salah satunya adalah mengkonsolidasikan server untuk meningkatkan utilisasi server menggunakan teknologi virtualisasi.
Virtualisasi server adalah penggunaan perangkat lunak yang memungkinkan satu perangkat keras untuk menjalankan beberapa sistem operasi dan services pada saat yang sama, sedangkan virtual server adalah penggunaan perangkat lunak yang memungkinkan banyak perangkat keras untuk menjalankan satu sistem secara terpadu. Teknologi virtualisasi server ini bertujuan untuk menghindari pemborosan daya proses yang mahal atau dengan kata lain meningkatkan efisiensi serta mengoptimalkan penggunaan processor berinti lebih dari satu. Pada saat ini banyak sekali metode perancangan virtualisasi server dengan tipe cluster high availibility, antara lain menggunakan proxmox, vmware esx dan openstack yang merupakan tipe virtualisasi server yang free dan mudah dalam instalasi.
Salah satu cara untuk menyikapi kemajuan teknologi dan telekomunikasi ini adalah dengan meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang merupakan pendukung utama dalam proses ahli teknologi. Dalam upaya penyediaan sumber daya manusia (SDM), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai sumber daya yang sangat potensial, dan salah satu bentuk pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan penjuruan, yang diharapkan memiliki suatu keahlian serta siap kerja di dunia nyata yaitu industri atau perusahaan yang ada di seluruh dunia setelah mereka menyelesaikan pendidikan di SMK. Berhubungan dengan ini, maka di berlakukan suatu program keahlian kejuruan. Program ini dikenal dengan Pendidikan Sistem Ganda (PSG).
Pendidikan Sistem Ganda (PSG) adalah suatu bentuk kerja sama di lingkungan perusahaan atau industri dengan SMK TELKOM dalam kegiatan Pendidikan Sistem Ganda (PSG) di lapangan, uji praktek kompetensi dan sertifikasi bagi siswa yang bertujuan mempersiapkan tenaga kerja yang memiliki keahlian dengan tingkat pengetahuan, keterampilan dan etos kerja yang sesuai dengan tuntutan Kebutuhan Dunia Usaha/ Industri (DU/ DI) dan adanya pengakuan berupa pemberian sertifikat.

Kata Pengantar

KATA PENGANTAR


Syukur Alhamdulillah penulis ucapkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada penulis, sehingga penulis dapat menyelesaikan kegiatan dan penyusunan laporan Praktek Sistem Ganda (PSG) yang di lakukan di PT NETSINDO Centra Computama pada tanggal 1 Juli – 30 september 2014 dan hingga dapat terselesaikannya penyusunan laporan ini sebagai bentuk pertanggung jawaban dan bukti dari kegiatan Pendidikan Sistem Ganda (PSG) kepada SMK TELKOM SANDHY PUTRA BANJARBARU.
Laporan ini berisikan tentang kegiatan yang dilakukan penulis dan pembahasan masalah yang dihadapi penulis selama 3 bulan berada di PT. NETSINDO Centra Komputama.
Tidak lupa penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang membantu pelaksanaan PSG ini hingga selesai. Dengan kesempatan ini, penulis mengucapkan terima kasih kepada :
  1. Orangtua dan keluarga besar penulis yang telah memberikan izin, restu dan support untuk menyelesaikan kegiatan PSG ini.
  2. Bapak Abdul Karim, SH selaku kepala SMK Telkom Sandhy Putra Banjarbaru.
  3. Bapak Muhammad Husnul Ridho, S.Si selaku Ketua PSG SMK Telkom Sandhy Putra Banjarbaru, yang telah memberikan support dan bimbingan atas segala pembekalan PSG.
  4. Bapak Ahmad Taufiq, S.ST selaku Sekretasi PSG SMK Telkom Sandhy Putra Banjarbaru, yang juga telah memberikan support dan bimbingan atas segala pembekalan PSG
  5. Bapak Rachman Fachriansyah, A.Md, selaku Kepala Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ).
  6. Bapak Muhammad Sukma Indrawan, S.Kom, selaku Pembimbing Sekolah.
  7. Bapak Andi Riza Syafarani selaku pimpinan PT.Netsindo Centra Computama, yang telah memberikan izin untuk melaksanakan PSG di PT.Netsindo Centra Computama.
  8. Bapak Ariyadi Gunawan, selaku pembing lapangan yang telah memberikan bimbingan dan pelajaran selama PSG.
  9. Serta seluruh staff karyawan PT.Netsindo Centra Computama.

             Penulis juga meminta maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan Pendidikan Sistem Ganda (PSG) ini telah melakukan kesalahan dan perkataan yang tidak berkenan dalam pembuatan laporan Pendidikan Sistem Ganda (PSG) terhadap semua pihak. Kritik dan saran sangat penulis harapkan demi kesempurnaan dan kelengkapan pembuatan laporan PSG ini. Semoga laporan yang disampaikan penulis dapat menjadi bahan dan sarana serta informasi baru bagi semua pihak.


                                                                         Palangkaraya, 30 September 2013

                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                                                         Penulis

Cover PSG

LAPORAN
PENDIDIKAN SISTEM GANDA (PSG)

INSTALASI DAN KONFIGURASI Proxmox Virtual Environment
DI PT.NETSINDO SENTRA COMPUTAMA


Diajukan untuk melengkapi Persyaratan Dalam Menyelesaikan Pendidikan
Pada Sekolah Menengah Kejuruan Telekomunikasi Sandhy Putra
Banjarbaru




Dibuat Oleh:

CITRA ANDRIEYANI
NIS :   121892

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN TELEKOMUNIKASI
SMK TELKOM SANDHY PUTRA BANJARBARU
                                                       TAHUN 2014

Senin, 06 Oktober 2014

Pengalaman Pendidikan Sistem Ganda (PSG)

       Selama kurang lebih 3 bulan saya melaksanakan kegiatan Pendidikan Sistem Ganda (PSG) atau yang biasa kita sebut dengan magang di kantor Dinas Pendidikan Palangkaraya Kalimantan Tengah tentunya banyak sekali pengalaman yang saya dapatkan. Pekerjaaan yang saya lakukan selama 3 bulan di kantor BTKIP mulai dari cara setting mikrotik, setting mikrotik as a router menggunakan aplikasi Winbox, sharing data antar kantor dengan menggunakan Dropbox, Google Drive dan Cloud Storage, cara menggunakan virtualisasi server Proxmox Virtual Environment, cara mengistal berbagai macam distro Linux seperti ClearOS dan CenOS di dalam Proxmox Virtual Environment.
       Kantor Dinas Pendidikan Palangkaraya telah bekerja sama dengan sebuah perusahaan besar yaitu PT.NETSINDO Sentra Computama. PT. NETSINDO ialah perusahaan yang bergarak di bidang Teknologi Informasi, Jaringan Komputer, Korporasi perusahaan, pendidikan serta layana solusi IT dalam hal pembuatan software produktifitas, perancangan dan implementasi jaringan komputer dan penanganan Server ClearOS Professional di Indonesia. PT NETSINDO Sentra Computama adalah sebuah mitra resmi ClearCenter di Indonesia yang melakukan penjualan dan dukungan teknis untuk Linux ClearOS dan Server ClearBOX. Untuk mengebal lebih jauh apa itu PT.Netsindo Sentra Computama, anda bisa mengunji link ini https://netsindo.com
       Selama 3 bulan, saya juga banyak mengikuti pelatihan-pelatihan yang diadakan kantor misalnya pelatihan SISFODIK, CLEAROS, dan masih banyak yang lainnya. Dengan adanya pelatihan tersebut, semakin menambah pengalaman kerja saya.
       Itulah pengalaman Pendidikan Sistem Ganda (PSG) saya di kantor Dinas Pendidikan Palangkaraya Kalimantan Tengah. Ilmu yang saya dapat selama saya magang di kantor ini sangat bermanfaat dan sangat berguna untuk kedepannya. 

Rabu, 01 Oktober 2014

How to Instal and Konfiguration Proxmox Virtual Environment

Postingan kali ini saya akan berbagi sedikit tentang instalsi Proxmox Virtual Environment dan konfigurasi pada Proxmox Virtual Environment. 
Proxmox adalah sebuah platform virtualisasi yang bersifat open source dan mendukung dua jenis teknologi virtualisasi yaitu KVM dan OpenVZ. Proxmox Virtual Environment merupakan distro linux berbasis debian (x86_64) yang di buat khusus sebagai hypervisor atau disebut juga Virtual Machine Manager (VMM) tipe 1 (bare-metal). Tipe 1 bare-metal berarti hypervisor yang berjalan lansgung diatas perangkat keras yang kita miliki. 
Anda bisa mengunjungi link ini untuk lebih lanjutnya  : 

Selasa, 26 Agustus 2014

Web Server, apa itu Web Server


Web server merupakan software yang memberikan layanan data yang berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan browser web dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman - halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML.
Fungsi utama sebuah web server adalah untuk mentransfer

Apa itu CMS?


Content Management System disingkat CMS adalah perangkat lunak yang memungkinkan seseorang untuk menambahkan dan memanipulasi atau mengubah isi dari suatu situs Web. Umumnya, sebuah CMS terdiri dari dua elemen, yaitu:
  1. Aplikasi manajemen isi (Content Management Application / CMA)
  2. Aplikasi pengiriman isi (content delivery application / CDA).

Elemen CMA memperbolehkan si manajer isi yang mungkin tidak memiliki pengetahuan mengenai HTML

Langkah-langkah Instalasi Proxmox Virtual Environment 3.0

Sebelum memulai instalasi, siapkan :
  1. Download ISO Images Promox VE 3.0 di official website
  2. Burning ISO images ke dalam CD. Setting BIOS agar booting awal dari CD tersebut. Jika ingin instalasi menggunakan USB Flashdisk, anda bisa menggunakan aplikasi Linux Liv/USB/Unetbootin.

Langkah installasi Proxmox Virtual Environtment 3.0 :

  1. Booting awal Proxmox seperti gambar di bawah ini. Tekan enter untuk melanjutkan.

Apa itu Proxmox?





Proxmox VE (Virtual Environment) adalah salah satu distro Linux dari basis Debian yang mempunyai fungsi khusus sebagai virtualisasi baik appliance maupun operating system. Proxmox berjalan dengan mode text, walaupun seperti itu Proxmox akan lebih mudah dikonfigurasi melalui akses remote dengan web based.
Anda pasti sudah pernah mendengar istilah “Virtualization”, akan tetapi mungkin anda akan kepikiran dengan VM-Ware, VirtualBox, dan sebagainya.